Senin, 22 Oktober 2012

ELEKTROLIS


            Elektrolis adalah peristiwa penguraian zat elektrolit oleh arus listrik searah.Elektroda positif (+) yang disebut juga anoda sedangkan elektroda negative (-) disebut katoda.
Elektrolis terhadap lelehan/cairan/leburan
Sel elektrolis tidak mengandung pelarut (air)
Katode : reduksi kation
Anode   : oksidasi anion
Elektrolisis terhadap larutan elektrolit dalam air
*)  Elektroda inert ( tidak aktif )
Katode = Golongan IA dan IIA yang dielektrolisis air
Anode  = Mengandung O,yang dioksidasi air
*)   Elektroda Aktip ( Cu,Ag,Fe,Ni,dll)
Katode = Golongan IA dan IIA yang dielektrolisis air
Anode  = Elektrode Aktif tersebut.
Kegunaan Sel Elektrolisis :
  Penyepuhan, adalah proses pelapisan suatu logam dengan logam lain.logam yang akan dilapisi digunakan sebagai             katoda,sedangkan logam pelapis disebut anoda.
  Pembuatan beberapa senyawa.
  Untuk  menghitung konsentrasi suatu logam dalam larutan.

Prinsip Perhitungan Elektrolisis
1.Hukum Faraday I “Massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda sebanding dengan kuat arus/arus listrik yang mengalir pada elektrolisis tersebut”. 
Rumus:
            m = e . i . t / 96.500
q = i . t maka G = I . t

            m = massa zat yang dihasilkan (gram)
e = berat ekivalen = Ar/ Valens i= Mr/Valensi
i = kuat arus listrik (amper)
t = waktu (detik)
q = muatan listrik (coulomb)
2.   Hukum Faraday II
“Massa zat yang dibebaskan pada elektrolisis
(G) berbanding lurus dengan massa ekivalen zat
itu ( ME ) G = ME

Penggabungan hukum Faraday I dan II
G = k . i . t . ME


Minggu, 07 Oktober 2012

tugas presentasi kelompok


SIFAT CAIRAN
 Penurunan Tekanan Uap Larutan
 Tekanan UapZat adalah tekanan yang ditimbulkan oleh uap jenuh suatu zat
Besarnya tekanan uap bergantung pada jenis zat dan suhu
Gaya tarik-menarik antarpartikel relatif besar = tekanan uap rendah, begitu juga sebaliknya
Jika zat terlarut bersifat volatil, maka uap dipermukaan larutan terdiri atas uap pelarut dan uap zat terlarut.
        Hukum Raoult :PA = XA  x  P˚A
*Ket : PA = Tekanan Uap Komponen A
XA = Fraksi  mol komponen A
P˚A  = Tekanan Uap A murni
        Tekanan Uap Larutan Jika Zat Terlarut Sukar Menguap
Zat terlarut sukar menguap, maka uap di permukaan larutan terdiri atas uap zat pelarut saja.
P larutan = P pelarut = X pelarut  x  P˚ pelarut
Selisih antara tekanan uap pelarut murni (P˚) dengan tekanan uap larutan (P) disebut penurunan tekanan uap (∆P)
∆P = P˚ - P
Jika ∆P dikaitkan dgn fraksi mol (Xpel+Xter = 1) :
∆P = P˚ - P => P˚  - (Xpel  x P˚ ) => P˚  - {(1-Xter)  x P˚ )} => P˚ - P˚ + ( Xter  x  P˚ ), MAKA
∆P = Xter  x  P˚
Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku
Titik Didih dan Titik Beku
Titik didih (titik didih normal) adalah suhu pada saat tekanan uap cairan = tekanan di permukaan
Titik beku adalah suhu pada saat tekanan uap cair = tekanan padatannya
Titik Didih dan Titik Beku Larutan
Larutan dari zat-zat yang sukar menguap mempunyai titik didih lebih tinggi dan titik beku lebih rendah dari pelarutnya. *contoh : larutan garam mendidih pada suhu > 100˚ dan membeku pada suhu < 0˚
Kenaikan titik didih => ∆Tb = Tb larutan – Tb pelarut
Penurunan Titik Beku =>∆Tf = Tf pelarut – Tf larutan
Hubungan Konsentrasi dengan ∆Tb dan ∆Tf
Untuk larutan encer, kenaikkan titik didih (∆Tb) maupun penurunan titik beku (∆Tf ) sebanding dengan kemolalan larutan
∆Tb = Kb  x  m
∆Tf = Kf  x  m
Ket :
∆Tb = Kenaikkan titik didih
∆Tf = Penurunan titik beku
Kb = tetapan kenaikkan titik didih molal
Kf = tetapan penurunan titik beku molal
m = Kemolalan larutan

tugas presentasi kelompok


LATIHAN STRUKTUR ATOM
Teori Bohr
Teori atom bohr diperkenalkan  oleh Neils Bohr pada tahun 1913. Bohr beranggapan bahwa model kedudukan elektron dan inti atom menyerupai sistem tata surya.
Untuk menjelaskan bagaimana elektron elektron beredar mengelilingi inti maka keluarlah gagasan pokok yaitu:
elektron bergerak mengelilingi inti atom pada lintasan tertentu yang disebut tingkat energi dan selama elektron mengelilingi inti atom tidak terjadi perubahan energi.
Hitung energi yang diserap oleh elektron yang tereksitasi dari (n= 1) ke (n = 3). Tentukan panjang gelombang radiasi elektromagnetik yang berkaitan. Teori Bohr mengasumsikan energi elektron atom hidrogen adalah -2,718 x 10–18/n2 (J)

Teori De Broglie
Hitung panjang gelombang yang berkaitan  dengan elektron (m= 9,11 x 10-31 kg) yang bergerak dengan kecepatan 5,31x 106 m s-1.


Konfigurasi Elektron  Atom
Umumnya energi orbital atom poli-elektron meningkat dengan urutan 1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p. Tentukan konfigurasi elektron 26Fe, 40Zr, 52Te di keadaan dasarnya.
Jawab:
26Fe; (1s)2(2s)2(2p)6(3s)2(3p)6(3d)6(4s)2
40Zr; (1s)2(2s)2(2p)6(3s)2(3p)6(3d)10(4s)2(4p)6(4d)2(5s)2
52Te; (1s)2(2s)2(2p)6(3s)2(3p)6(3d)10(4s)2(4p)6(4d)10(5s)2(5p)4